31 Mei 2009

Google Wave vs Facebook

Sempat terkezut setelah melihat screen shot dari web ini

google_waveTinggal tunggu tanggal mainnya….

25 Mei 2009

FB yang aneh…

screenshot

screenshot

Coba cek daftar teman yang aku punya di FB. Liat paling pojok kiri. Aku tercatat punya 82 teman lha kok yang ditampilkan sampai 150an. Malah liucu sendiri mirip kejadian e-count pemilu kemarin ada caleg yang dapat 111ribu suara padahal yang dihitung KPU jumlah suara nasional nggak sampai begitu besar. FB lg kena virus rupanya.

25 Maret 2009

Sengsara Membawa nikmat

Konsep ini pernah aku dapatkan ketika masih duduk di bangku SMP. Saat itu guru BK (Bimbingan Konseling) yang cukup sepuh yang memberikan materi itu. Waktu itu aku masih menganggap materi itu hanya sekedar materi seperti halnya mata pelajaran pada umumnya, namun intisari dari materi itu baru terasa saat ini.

Setelah bergulat dengan dilema 3 negara (Sam Kok Legend) *walah. akhirnya mendapatkan kenikmatan resesi sebentar buat menghela nafas panjaaaaaaang banget. Meski hanya sementara namun sangat berarti. ingat lagunya PADI Reff akhir Sang Penghibur

…..ku helakan nafas panjang, tuk bersiap berlari kembali….

Ke depan banyak persoalan yang harus diselesaikan mulai tugas jadi mahasiswa *skripsi bang, mau lulus kapan? may? maybe yes maybe no. Trus belum lagi bantuin ortu usaha keluarga dsb. Yo yang penting S’mangat aja Cayooooo

23 Februari 2009

Lagi dilema…..

Seminggu ini aku sedang mengalami dilema berat.  Rasa males hinggap tak mau pergi, haruskah aku lari dari kenyataan ini (walah malah nyanyi). Pertama sekarang aku masih aktif-aktifnya di organisasi, padahal usia yang dah ampir maba (MAhasiswa BAngkotan). Terus sekarang sedang lagi ngerjain skripsi ruwet cari masalah gak ketemu-temu.  Di rumah sedang hot-hotnya usaha kecil, akhirnya harus bantuin juga. Makin hari jadi kesulitan juga ngatur waktu dan proporsi kerjaan. Alih-alih dapat komisi yang ada malah jadi runyam

Baca terus →

7 Februari 2009

Secercah harapan di balik hilangnya TV nasional di Malang

Beberapa minggu yang lalu beberapa stasiun TV lokal seperti Batu TV, JTV dan Space Toon TV Malang sudah kembali mengudara di kanal siaran televisi di Malang. Bagi ku ini sudah cukup bagus lah, sekaligus mengobati kerinduan kebebasan gonta-ganti saluran TV (kebiasaan lama). Setelah hampir 1 bulan lebih di suguhi berita nasional, saatnya memperoleh khasanah lokal selain lewat surat kabar dong. Meski begitu sebenarnya aku berharap lebih dari kondisi sekarang, setidaknya 1 tv nasional sudah mengudara lagi kalau bisa Trans TV gitu (ngarep, biar nonton John Pantau lagi).

Baca terus →

13 Januari 2009

2 Lorong, Satu Malam

Selesai sudah 2 novel kubaca, yang mewakili zamannya. Entah hanya perwakilan saja atau aku kurang tahu, Laskar Pelangi dan Edensor serta Bumi Manusia dan Rumah Kaca. Dua karya berbeda zaman membuatku memasuki 2 jalur lorong panjang antara masa lalu dan masa yang akan datang.

Satu sisi menghantarkan ku pada kehidupan dilkema masyarakat kolonialisme dan terjajah, yang ingin hidup lewat celah pendidikan yang diberikan penguasa tanah negerinya sendiri. satu sisi dunia pendidikan yang diabaikan oleh anak bangsanya sendiri. Dilematis, ironis itulah nyatanya 4 novel yang menghantarkan ku tentang arti inspirasi, cinta, usaha, kemauan, persahabatan, persaudaraan, kesetiaan dan kesetiakawanan.

Baca terus →

12 Januari 2009

Header baru

Akhirnya blog punya header juga, setelah sekian lama design header akhirnya nemu juga design yang pas. Berawal dari tutorial ini akhirnya aku punya header baru.

Seperti ini

header pertama Baca terus →

6 Januari 2009

Semua da pada kerja nee…

Nggak sadar juga aku udah 2 semester kuliah lagi transfer dari D3. Kalo diruntut mulai D3 udah 4 tahun lebih aku kuliah. Bosen banget sekarang rasanya. Setiap awal kuliah rasanya ada semangat buat trus ngejalanin tapi lama kelamaan luntur juga spirit nya. Menguap begitu saja, yang ketinggalan cuma rasa suntuk, jenuh dan hasil akhirnya males.

Baca terus →

3 Januari 2009

Hanya Keluhan

Buat sahabatku nan jauh disana…
Apa Kabar mu? tentu baik bukan, disini aku selalu mendoakaan mu agar selalu dalam limpahan rahmat dan perlindungan-Nya.
Wahai sahabat, kau tahu kemarin ketika kita lewati malam pergantian tahun, tak seperti malam-malam yang pernah kita lewati dulu. Dahulu kita ber suka cita menyongsong secercah sinar mentari pagi, awal fajar tahun yang baru. Namun kini terasa sangat berat menyongsong sinar mentari yang dulu ramah menjadi angkuh menatap kita di Bumi ini.
Dunia tak lagi seindah dulu kawan, alam murka pada kita para manusia yang serakah menguras kekayaan perut pertiwi tiada henti.
Kawan manusia pun tak kenal lagi kata sahabat meraka saling menghujamkan anak panah dan pedang ke jantung sahabat mereka sendiri hanya karena berbeda agama, suku, ras, golongan, ideologi dan pemahaman.

Sahabat
Apa ini dunia yang kita impikan sejak dulu.
Apa ini dunia yang yag diidam-idamkan nenek moyak kita
Apa ini dunia yang memberikan ketenangan batin bagi kita semua

Entahlah sahabat,
biarlah waktu yang menjawab semua pertanyaan ku

27 Desember 2008

Misteri hilangnya TV Nasional di Malang

Beberapa minggu ini mungkin pecinta TV terutama di wilayah Malang sedikit kecewa dengan hilangnya beberapa saluran TV favoritnya. Mulai Trans TV sampai Metro tiba-tiba leanyap ditelan bumi tanpa tahu sabab-musababnya. Sebenarnya aku sendiri juga agak kecewa, sebab acara favorit ku John Pantau tiap sabtu dan minggu jadi nggak bisa nonton (T_T).

Seperti diberitakan Radar Malang 25-26 Desember 2008 terkait penertiban dan perijinan yang dilakukan Balmon (Balai Monitor) Depkominfo, sebanyak 12 channel TV yakni Malang TV, Trans TV, Trans7, ATV, Global TV, Batu TV, Space Toon TV, Mahameru TV, Dhamma TV, JTV, Metro TV, dan TV One dilarang siaran di wilayah Malang.

Usut Punya usut ternyata ijin RK (rekomendasi kelayakan) belum dikantongi stasiun televisi tersebut. Belum lagi perijinan pembangunan pemancar yang harus ada ijin Balmon.

Walhasil cuma RCTI, SCTV, ANTV, Indosiar, TPI dan TVRI yang ada di layar TV seluruh Malang. Sebernya Sebenernya sih setuju aja dengan penertiban seperti itu, selain mengurangi nonton TV yang katanya merusak mata dan moral, sekali-kali coba deh nggak nonton TV.