Hanya Manusia

Ini hidupku, ini jalanku….

Arsip untuk Mei 2010

@ Borneo

tinggalkan komentar »

Akhirnya datang pulalah kesempatan untuk merantau jauh dari rumah dan handai taulan. Setelah melewati hamparan lautan luas, gunung dan bukit yang menuulang akhirnya sampailah pada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa menghantarkan…….walah malah keterusan baca pembukaan UUD. Boleh diartikan perjalanan saya cukup lancar *meski delay 1 jam*. Setelah tiba di bandara Syamsuddin Noor sekitar pukul 5 WITA atau 4 WIB kebetulan bangArif sudah stand by di depan pintu kedatangan. Dengan kebetulan ayahnya ikut juga menjemput saya yang *urang udik nggak tau tempat di Kalsel*. Setelah salat ashar dan maghrib serta makan *siang ama malam jadi satu* akhirnya langsung lanjut menuju tempat tinggal Bang Arif di Kandangan. Lumayan jauh sekitar 3 jam dari Banjarmasin dan 2,5 jam dari Bandara. Akhirnya sampai pukul 12 malam waktu setempat dan bisa istirahaat…………zzzzzzzzzzzzzz..zzzzzzzzzzzzzzzzzzz

Ditulis oleh Satrya

21 Mei 2010 pada 13:37

The Begining…..

tinggalkan komentar »

“ Sebuah perjalanan telah di gariskan, langkah awal menuju masa depan”

Akhirnya hari dimana harus meninggalkan kampung halaman telah tiba, Insyaallah jam 13.40 pesawat ku berangkat menuju dunia baru *halah*.  Sebuah dunia yang terasing bagi seluruh panca indera ku *mulai ngaco omongan neeh*. Dan sebuah hamparan dunia akan ku genggam di tangan ku *wah obatnya lagai habis neeh*.

Update: Hiks……hik gak bisa nonton Malang Kembali…

Ditulis oleh Satrya

20 Mei 2010 pada 13:00

Ditulis dalam Aktivitas, Pengalaman

Cerita dari Barat bag. 02

tinggalkan komentar »

Meneruskan tulisan yang sebelumnya serta memenuhi beberapa paksaan teman-teman yang pengen tahu segera kelanjutan ceritanya, maka dengan senyum terkembang dada terbusung dan tawa terbahak-bahak *belum minum obat cerita ini lanjuuuuuttt…….

Masih Hari Kedua lagi……

Dalam beberapa menit saja Pusdiklat BPN-RI berubah jadi pasar kaget. Mulai macamwajah, baju sampai suara bercampur.Hampir mirip TMII *Taman Mini Indonesia Ipung* :-P , mulai Sabang sampai Merauke ada di tempat yang sama jumlahnya 120 orang. Bagaimana nggak rame kan?????

Setelah ngobrol ngalur-ngidul dengan beberapa bapak-bapak (umur boleh muda tapi wajah udah kayak om-om ^_^ ). Panitia langsung ngumpulin semua peserta jadi satu. Trus dibagi-bagi menurut angkatan. Kebetulan aku ikut angkatan 68 bersamaan dengan Ipung ama Saher *kok bisa yaa…?????*. Setelah mereka ngumpulin para peserta dengan cambuk dan tongkat sambil bilang hush…hush…. *heeeee………….heeeeee……………* enggak lah bro n sis kan ada PBB *Pelatihan Berang-Berang* heee….hee… bukan baris berbaris tuh yang bener. Dan inilah puncaknya semua tas yang dibawa digeledah, semua barang berupa makanan, obat yang bukan resep dokter, air minum dan benda tajam harus dikeluarkan. Alasannya disini yang terpenting kebersamaan *satu untuk semua semua untuk satu* jadi makanan semua harus dapet *heeee. tadi liat dunkin dougnut bikin ngiler juga neeeh* khusus obat dan benda tajam ditarik takutnya nanti sewaktu pelatihan kalau peserta stress akhirnya ngambil jalan pintas dan *eng ing eng* makanya daripada panitia ambil risiko akhirnya jalan pencegahan lebih baik.

Awalnya aku sempat terbayang pelatihan ala militer yang fokus ke fisik, tapi ternyata seperti kata pepatah “nggak semua yang loe denger itu bener… yang bener cuma p******” *ngiklan sedikit*. Key setelah razia dan sedikit ceramah tentang nasionalisme *sebenarnya sih biasa2x aja tapi karena yang cerita pakai intonasi jadi bikin merinding* dan beberapa aktifitas berkaitan dengan kedisiplinan dll Wuih akhirnya diberikan juga waktu istirahat. Tapi itu hanya sementara, setelah malam malam harus kumpul untuk ngisi berbagai berkas baik biodata maupun yang lain-lain bahkan surat wasiat.

Sampai lupa karena sesuai dengan yang diinstruksikan sebelumnya biaya makan *3 kali sehari* dan penginapan ditanggung negara maka sejenak kami bisa bernafas lega *huuuft*, tapi urusan yang lain tanggung penumpang. Namun untuk urusan makan jangan harap bisa bersantai dan leha-leha. Meski pakai model prasmanan tetep spirit militerisme masih dijaga. Sesuai jadwal waktu yang disediakan peserta hanya diperbolehkan makan selama 15 menit kurang dari itu heeee…heeeee ada hadiah tak terduga :) *senyum drakula…hiii…hiiii..*. Dan yang terpenting setiap mengakhiri kegiatan pada malam harinya selalu ditutup apel malam plus + plus. Apaaan plus-plus? ada deh stay on aja pasti tau nanti

Baca entri selengkapnya »

Ditulis oleh Satrya

18 Mei 2010 pada 20:47

Ditulis dalam Aktivitas, Pengalaman

Cerita dari Barat bag. 01

tinggalkan komentar »

Setelah meningat janji akan melanjutkan cerita yang sebelumnya, sekaligus menimbang untuk membayar janji yang telah diucapkan maka dengan ini saya memutuskan (weleh kayak bikin perpu aja) untuk bercerita tentang beberapa pengalaman yang saya alami di barat tepatnya di Buitenzorg alias Bogor. Walaupun cuma beberapa hari namun kenangannya itu yang tak kan terlupakan. Digantikan uang triliunanpun rupiah tidak akan menggantikan (kalau dollar mau). Jadi begono …..eh…begini ceritanya…..(jeng…..jengg…)

Saat di perjalanan

Setelah berangkat dari Malang kota tercinta ku dengan derai air mata dan gerimis hujan (lebai mode on) akhirnya kutinggalkan kota yang menaungiku selama hampir 23 tahun lamanya. Suka dan duka yang takkan pernah terlupa oh Malang….. engkau takkan ku lupakan. Sayup-sayup terdengar suara nyanyian

"Tunggu aku.... di kota Malangku..... tempat labuhan.... semua mimpiku.....".

Okay kembali ke dunia nyata. Perjalanan dengan kereta Gajayana yang mulai berangkat pukul 17.15 wib cukup lancar alhamdulillah tiada halangan suatu apapun, meskipun setelah stasiun Kepanjen ada sedikit insiden yang cukup bikin orang jantungan. Kereta diharuskan berhenti dan melambatkan kecepatan karena ada longsor di sisi kanan rel kereta sehingga agak sedikit miring ke kanan. Awalnya agak kaget tapi sih serahkan pada Allah lah toh hidup ini pinjaman kita tidak tahu kapan akan dijemput-Nya.

Setelah beberapa saat kereta kembali normal dan perjalanan cukup lancar. Tak ada peristiwa aneh hanya saja aku yang dari tadi berdoa mengharapkan, ya Allah sandingkanlah aku dalam perjalanan ini dengan seorang cewek tidak terlalu cakep tak apa-apa tapi cantik (walah ngarep) dan ternyata akhirnya!!!!!!!………. doa aku tak terkabulkan (kapok rasain ngarepin yang enggak-enggak). Terpaksa aku harus bersanding dengan bapak-bapak yang ngaku seorang kontraktor di Jakarta yang berasal dari Madiun.  Haaaahhh….. Baca entri selengkapnya »

Ditulis oleh Satrya

11 Mei 2010 pada 08:58

Ditulis dalam Aktivitas, Pengalaman

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.