Sengsara Membawa nikmat

25 03 2009

Konsep ini pernah aku dapatkan ketika masih duduk di bangku SMP. Saat itu guru BK (Bimbingan Konseling) yang cukup sepuh yang memberikan materi itu. Waktu itu aku masih menganggap materi itu hanya sekedar materi seperti halnya mata pelajaran pada umumnya, namun intisari dari materi itu baru terasa saat ini.

Setelah bergulat dengan dilema 3 negara (Sam Kok Legend) *walah. akhirnya mendapatkan kenikmatan resesi sebentar buat menghela nafas panjaaaaaaang banget. Meski hanya sementara namun sangat berarti. ingat lagunya PADI Reff akhir Sang Penghibur

…..ku helakan nafas panjang, tuk bersiap berlari kembali….

Ke depan banyak persoalan yang harus diselesaikan mulai tugas jadi mahasiswa *skripsi bang, mau lulus kapan? may? maybe yes maybe no. Trus belum lagi bantuin ortu usaha keluarga dsb. Yo yang penting S’mangat aja Cayooooo





Misteri hilangnya TV Nasional di Malang

27 12 2008

Beberapa minggu ini mungkin pecinta TV terutama di wilayah Malang sedikit kecewa dengan hilangnya beberapa saluran TV favoritnya. Mulai Trans TV sampai Metro tiba-tiba leanyap ditelan bumi tanpa tahu sabab-musababnya. Sebenarnya aku sendiri juga agak kecewa, sebab acara favorit ku John Pantau tiap sabtu dan minggu jadi nggak bisa nonton (T_T).

Seperti diberitakan Radar Malang 25-26 Desember 2008 terkait penertiban dan perijinan yang dilakukan Balmon (Balai Monitor) Depkominfo, sebanyak 12 channel TV yakni Malang TV, Trans TV, Trans7, ATV, Global TV, Batu TV, Space Toon TV, Mahameru TV, Dhamma TV, JTV, Metro TV, dan TV One dilarang siaran di wilayah Malang.

Usut Punya usut ternyata ijin RK (rekomendasi kelayakan) belum dikantongi stasiun televisi tersebut. Belum lagi perijinan pembangunan pemancar yang harus ada ijin Balmon.

Walhasil cuma RCTI, SCTV, ANTV, Indosiar, TPI dan TVRI yang ada di layar TV seluruh Malang. Sebernya Sebenernya sih setuju aja dengan penertiban seperti itu, selain mengurangi nonton TV yang katanya merusak mata dan moral, sekali-kali coba deh nggak nonton TV.





Tentang um.ac.id

22 10 2008

Sudah tak terasa 2 bulan sudah um.ac.id aktif, sudah banyak pula layanan yang telah tersedia di website ini. Secara sekilas um.ac.id yang notabene ‘reinkarnasi’ dari malang.ac.id yang sudah mulai akan di non aktifkan memberikan kesan berbeda. Bagaimana tidak yang dahulunya terkesan statis sekarang bisa dikatakan cukup dinamis. Interaksi pengunjungpun lebih di perbanyak. Belum lagi dengan informasi yang termutakhirkan tiap harinya, menjadikan ranah web ini sayang untuk dilewatkan.

Bicara soal layanan, awal sebelum adanya domain um.ac.id dinyatakan sebagai alamat ranah web Universitas Negeri Malang, secara internal Pusat TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi, sebelumnya Puskom) melakukan sosialisasi tentang penggunaan email (surat elektronik) dengan domain tersebut bagi mahasiswa & staf kerja di lingkungan UM. Sosialisasi ini cukup di tanggapi secara antusias oleh sebagian besar dengan dibuktikan sekitar + 100 alamat pada minggu-minggu awal setelah sosialisasi.

Selain layanan email, masih terdapat layanan lain seperti SIA (Sistem Informasi Akademik) yang memberikan informasi akademik seperti KHS (Kartu Hasil Studi) dan DNA (Daftar Nilai Akhir). Layanan Bloging yang sifatnya rame-rame, layanan pencarian buku lewat digital library, layanan download program, musik dan bookmark untuk blog mahasiswa, dosen dan staf UM